Iklan Header

asam urat,asam urat normal,asam urat adalah,asam urat gejala,asam urat normalnya berapa,asam urat pantangan,asam urat rendah,asam urat tiens,asam urat di lutut,hipertensi,hipertensi adalah,hipertensi pdf,hipertensi dalam kehamilan,hipertensi pulmonal,hipertensi pada ibu hamil,hipertensi adalah penyakit,diabetes,diabetes melitus,diabetes tipe 1,diabetes melitus adalah,diabetes melitus tipe 2,diabetes tipe 2,diabetes insipidus,diabetes insipidus adalah,diabetes kering,diabetes mellitus dapat terjadi karena

Benarkah Gemuk Setelah Menikah Itu Tandanya Pernikahan Kamu Bahagia ??

Pernah nggak kamu melihat teman-temanmu yang bertambah gemuk setelah menikah? Atau justru kamu sendiri mengalaminya? Sejak menikah, berat badan malah bertambah tanpa benar-benar kamu menyadarinya.


Seperti yang dilansir oleh lifehack.org, sebuah studi yang dilakukan oleh Research on the National Center for Biotechnology menemukan bahwa bahagia karena cinta itu bisa bikin berat badan kita naik. Para peneliti melibatkan 169 pasangan dan mengikuti perkembangan mereka selama empat tahun. Tiap pasangan ditimbang berat badannya dua kali setahun dan diminta memberi detail soal kebahagiaan dalam pernikahan mereka.

Hasilnya, pasangan yang menyebutkan pernikahannya bahagia berat badannya naik, sementara yang pernikahannya tak bahagia tetap langsing yang pada akhirnya berpisah. Penjelasannya adalah mereka yang sudah berada di hubungan yang stabil dan bahagia merasa tak perlu lagi tampil atraktif untuk menyenangkan hati yang lain. Mereka sudah percaya diri dengan diri mereka apa adanya.
Sementara pasangan yang tak bahagia merasa punya tuntutan untuk selalu terlihat menarik. Karena mereka masih memiliki kecenderungan untuk menemukan sosok lain yang lebih baik di luar sana. Hanya saja, penting untuk tetap memperhatikan berat badan tubuh sekalipun sudah menikah. Psikolog Andrea L. Meltzer yang memimpin studi tersebut menyebutkan bahwa tiap pasangan juga masih harus tetap memperhatikan berat badannya. Karena kegemukan bisa berakibat buruk untuk kesehatan, seperti menyebabkan penyakit diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang jadi gemuk setelah menikah, antara lain karena sudah jarang olahraga, tak menjaga pola makan, sibuk dengan pernikahan itu sendiri sampai tak memperhatikan soal berat badan, dan makin tak punya waktu untuk sedikit menggerakkan badan setiap waktunya. Meski menurut studi tersebut gemuk tandanya bahagia dalam pernikahan (berdasarkan data yang didapat), tapi rasanya akan lebih baik kalau kita tetap menjaga pola hidup sehat setelah menikah. Akan lebih membahagiakan pastinya saat kita bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan pasangan dalam keadaan sehat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel